Statistik dan Peluang Lulus SNM PTN 2008

”Anak SD pun dapat lulus SPMB!”
”Ah….tidak mungkin. Bagaimana caranya?”
”Semua soal SPMB pilihan ganda kan? Anak SD itu tinggal pilih jawaban (tanpa baca soal). Ternyata keberuntungan sedang berpihak padanya. Akhirnya dia lulus deh ke perguruan tinggi idaman.”
”Pasti Bapak hanya mengarang, berkhayal?”

(lagi…)

Add comment Mei 9, 2008

56 PTN Bergabung

Jakarta, Kompas – Sebanyak 56 perguruan tinggi negeri sepakat melakukan sistem seleksi calon mahasiswa baru dalam satu kepanitiaan nasional. Sistem itu menggunakan nama baru, Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri atau SNM PTN. Proses seleksi akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menjadi ketua panitia pelaksana. Adapun rektor Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga Surabaya sebagai ketua bidang.

Hal itu dikemukakan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Fasli Jalal, Kamis (27/3). Pihaknya telah menyusun peraturan terkait dengan pelaksanaan SNM PTN dan akan ditandatangani Jumat ini.

Dalam peraturan itu antara lain diatur bahwa seleksi dilakukan secara terpadu melalui seleksi nasional. Untuk pelaksanaan seleksi nasional dibentuk panitia yang terdiri dari para rektor perguruan tinggi negeri. Fasli mengatakan, pengurus dalam kepanitiaan berubah setiap tahun. Di setiap perguruan tinggi negeri terdapat pula kepanitiaan lokal.

Penggunaan dana untuk penyediaan barang dan jasa melalui kerja sama dengan pihak ketiga dapat dilaksanakan sepanjang tidak melanggar peraturan yang ada. Peraturan itu tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Para rektor sudah sepakat bahwa dana seleksi masuk ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Dana dikelola dengan model swakelola, walaupun untuk pelaksanaan seleksi satu kepanitiaan nasional bersama.

Dana dari calon mahasiswa masuk ke rekening setiap perguruan tinggi negeri. Rektor kemudian memasukkan dana itu ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara sebagai PNBP. Setelah itu, baru dana ditarik kembali. Para rektor kemudian menyetorkan dana ke panitia guna membiayai operasional pembiayaan ujian seleksi.

Menurut Fasli, para rektor sudah mempersiapkan proses ujian seleksi.

Tidak berbeda

Fasli menekankan, tidak ada perbedaan yang akan dirasakan masyarakat dalam menempuh proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Pendaftaran, ujian, proses penilaian, kriteria penerimaan, dan pengumuman sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk biaya pendaftaran belum diumumkan, tetapi tidak jauh berbeda dari sebelumnya.

Secara terpisah, Rektor Universitas Airlangga Prof Fasich menyambut baik jalan keluar hasil kesepakatan bersama yang nantinya dituangkan dalam peraturan Dikti.

Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret Solo (UNS) Prof Dr dr Much Syamsulhadi SpKj (K) juga sepakat dengan pola seleksi hasil kompromi para rektor perguruan tinggi negeri itu. (INE/ELN/SON)

Sumber : www.dikti.org

Add comment April 18, 2008

Fisika di Balik Keindahan Bulu Merak

Tak seorang pun yang memandang corak bulu merak kuasa menyembunyikan kekaguman atas keindahannya. Satu di antara penelitian terkini yang dilakukan para ilmuwan telah mengungkap keberadaan rancangan mengejutkan yang mendasari pola-pola ini.

Para ilmuwan Cina telah menemukan mekanisme rumit dari rambut-rambut teramat kecil pada bulu merak yang menyaring dan memantulkan cahaya dengan aneka panjang gelombang. Menurut pengkajian yang dilakukan oleh fisikawan dari Universitas Fudan, Jian Zi, dan rekan-rekannya, dan diterbitkan jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, warna-warna cerah bulu tersebut bukanlah dihasilkan oleh molekul pemberi warna atau pigmen, akan tetapi oleh struktur dua dimensi berukuran teramat kecil yang menyerupai kristal. (1)

Zi dan rekan-rekannya menggunakan mikroskop elektron yang sangat kuat untuk menyingkap penyebab utama yang memunculkan warna pada bulu merak. Mereka meneliti barbula pada merak hijau jantan (Pavo rnuticus). Barbula adalah rambut-rambut mikro yang jauh lebih kecil yang terdapat pada barb, yakni serat bulu yang tumbuh pada tulang bulu. Di bawah mikroskop, mereka menemukan desain tatanan lempeng-lempeng kecil berwarna hitam putih, sebagaimana gambar di sebelah kanan. Desain ini tersusun atas batang-batang tipis yang terbuat dari protein melanin yang terikat dengan protein lain, yakni keratin. Para peneliti mengamati bahwa bentuk dua dimensi ini, yang ratusan kali lebih tipis daripada sehelai rambut manusia, tersusun saling bertumpukan pada rambut-rambut mikro. Melalui pengkajian optis dan penghitungan, para ilmuwan meneliti ruang yang terdapat di antara batang-batang tipis atau kristal-kristal ini, berikut dampaknya. Alhasil, terungkap bahwa ukuran dan bentuk ruang di dalam tatanan kristal tersebut menyebabkan cahaya dipantulkan dengan beragam sudut yang memiliki perbedaan sangat kecil, dan dengannya memunculkan aneka warna.

“Ekor merak jantan memiliki keindahan yang memukau karena pola-pola berbentuk mata yang berkilau, cemerlang, beraneka ragam dan berwarna,” kata Zi, yang kemudian mengatakan, “ketika saya memandang pola berbentuk mata yang terkena sinar matahari, saya takjub akan keindahan bulu-bulu yang sangat mengesankan tersebut.”(2) Zi menyatakan bahwa sebelum pengkajian yang mereka lakukan, mekanisme fisika yang menghasilkan warna pada bulu-bulu merak belumlah diketahui pasti. Meskipun mekanisme yang mereka temukan ternyata sederhana, mekanisme ini benar-benar cerdas.

Jelas bahwa terdapat desain yang ditata dengan sangat istimewa pada pola bulu merak. Penataan kristal-kristal dan ruang-ruang [celah-celah] teramat kecil di antara kristal-kristal ini adalah bukti terbesar bagi keberadaan desain ini. Pengaturan antar-ruangnya secara khusus sungguh memukau. Jika hal ini tidak ditata sedemikian rupa agar memantulkan cahaya dengan sudut yang sedikit berbeda satu sama lain, maka keanekaragaman warna tersebut tidak akan terbentuk.

Sebagian besar warna bulu merak terbentuk berdasarkan pewarnaan struktural. Tidak terdapat molekul atau zat pewarna pada bulu-bulu yang memperlihatkan warna struktural, dan warna-warna yang serupa dengan yang terdapat pada permukaan gelembung-gelembung air sabun dapat terbentuk. Warna rambut manusia berasal dari molekul warna atau pigmen, dan tak menjadi soal sejauh mana seseorang merawat rambutnya, hasilnya tidak akan pernah secemerlang dan seindah bulu merak.

Telah pula dinyatakan bahwa desain cerdas pada merak ini dapat dijadikan sumber ilham bagi rancangan industri. Andrew Parker, ilmuwan zoologi dan pakar pewarnaan di Universitas Oxford, yang menafsirkan penemuan Zi mengatakan bahwa penemuan apa yang disebut sebagai kristal-kristal fotonik pada bulu merak memungkinkan para ilmuwan meniru rancangan dan bentuk tersebut untuk digunakan dalam penerapan di dunia industri dan komersial. Kristal-kristal ini dapat digunakan untuk melewatkan cahaya pada perangkat telekomunikasi, atau untuk membuat chip komputer baru berukuran sangat kecil. (3)

Jelas bahwa merak memiliki pola dan corak luar biasa dan desain istimewa, dan berkat mekanisme yang sangat sederhana ini, mungkin tidak akan lama lagi, kita akan melihat barang dan perlengkapan yang memiliki lapisan sangat cemerlang pada permukaannya. Namun, bagaimanakah desain memesona, cerdas dan penuh ilham semacam ini pertama kali muncul? Mungkinkah merak tahu bahwa warna-warni pada bulunya terbentuk karena adanya kristal-kristal dan ruang-ruang antar-kristal pada bulunya? Mungkinkah merak itu sendiri yang menempatkan bulu-bulu pada tubuhnya dan kemudian memutuskan untuk menambahkan suatu mekanisme pewarnaan padanya? Mungkinkah merak telah merancang mekanisme itu sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan desain yang sangat memukau tersebut? Sudah pasti tidak.

Sebagai contoh, jika kita melihat corak mengagumkan yang terbuat dari batu-batu berwarna ketika kita berjalan di sepanjang tepian sungai, dan jika kita melihat pula bahwa terdapat pola menyerupai mata yang tersusun menyerupai sebuah kipas, maka akan muncul dalam benak kita bahwa semua ini telah diletakkan secara sengaja, dan bukan muncul menjadi ada dengan sendirinya atau secara kebetulan. Sudah pasti bahwa pola-pola ini, yang mencerminkan sisi keindahan dan yang menyentuh cita rasa keindahan dalam diri manusia, telah dibuat oleh seorang seniman. Hal yang sama berlaku pula bagi bulu-bulu merak. Sebagaimana lukisan dan desain yang mengungkap keberadaan para seniman yang membuatnya, maka corak dan pola pada bulu merak mengungkap keberadaan Pencipta yang membuatnya. Tidak ada keraguan bahwa Allahlah yang merakit dan menyusun bentuk-bentuk mirip kristal tersebut pada bulu merak dan menghasilkan pola-pola yang sedemikian memukau bagi sang merak. Allah menyatakan Penciptaannya yang tanpa cacat dalam sebuah ayat Al Qur’an:

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik Bertasbih KepadaNya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Al Hasyr, 59:24

Add comment April 7, 2008

Program Intensif SNM PTN 2008

Add comment April 6, 2008

Dibutuhkan Tentor senior dan Operator komputer

DIBUTUHKAN TENTOR SENIOR
Semua bidang studi (kode : TS)

Kualifikasi:

  • Minimal lulusan S1 dari PTN
  • Berpengalaman mengajar di Bimbel dan menguasai soal -soal UMPTN dan SPMB
  • Bersedia di kontrak

OPERATOR (kode : OP)

Kualifikasi

  • Lulusan SMK atau sederajat (laki-laki)
  • Mampu mengoperasikan MS WORD dan MS EXEL
  • Mampu mengetik cepat (10 jari)
  • Bersedia bekerja full time

lamaran di antar langsung ke :

LEMBAGA PENDIDIKAN SMART GANESHA
Cabang Panam : Jl. HR. Soebrantas No. 93 G (Depan simp. Kualu) Telp 771 5958
Cabang HR. Raya : Jl. Imam Munandar No. 160 C (Depan Baterai R) Telp. 28706

Add comment April 5, 2008

Smart Ganesha Taja Try Out Piala Gubri

Minggu, Februari 24, 2008

UNTUK mengukur persiapan dan kemampuan siswa/I daerah Pekanbaru dan sekitarnya yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN) sekitar 2 bulan lagi, maka Smart Ganesha, Ahad (17/2) lalu mengadakan try uut UN untuk siswa/i tahun terakhir untuk jenjang SD hingga SMA. Yang menarik dan yang membedakan try out ini dengan try out yang lainnya, try out ini memberikan hadiah berupa piala Gubri yang berasal dari Gubri langsung untuk siswa/i yang masuk 3 besar masing-masing jenjang pendidikan. Jadi tersedia sekitar enam piala gubri. Khusus untuk siswa kelas XII SMA yang ada penjurusan IPA dan IPS nya maka nilai peringkat tiga besar kedua jurusan tersebut harus diadu terlebih dahulu untuk menentukan siapa tiga orang dari SMA yang berhak mendapkan piala Gubri.
‘’Kami bekerjasama dengan pemerintah provinsi untuk menyediakan piala gubri itu. Yah, bisa dibilang pemberian piala itu dari pemprov merupakan bentuk kepedulian pemprov terhadap pendidikan,’’ sebut pemimpin Smart Ganesha Ramadin, yang baru berdiri 4 bulan yang lalu.
Dengan diiming-imingi hadiah berupa piala gubri, sekitar 3500 siswa/i dari berbagai jenjang pendidikan datang untuk mengikuti try out kali ini yang diadakan di Geduang Juang. Bahkan ada siswa/i SMA yang berasal dari kabupaten-kabupaten di luar Pekanbaru seperti Pelalawan, Kampar dan kabupaten-kabupaten lainnya tampak hadir untuk megikuti try out ini. Dan try out kali ini dikemas dalam 3 sesi. Sesi pertama yang dimulai pada jam 09.00 WIB diperuntukkan untuk siswa/i SMP, sesi kedua pada jam 11.00 WIB diadakan untuk siswa/i SD dan yang terakhir dimulai pada jam 14.00 WIB untuk siswa/i SMA. Try out ini pun baru berakhir pada pukul 16.30 WIB setelah siswa/i SMA menyelesaikan try out nya. Dan para pemenang akan diumumkan oleh Smart Ganesha langsung ke sekolah masing-masing dalam beberapa hari kemudian. Gagas CCMD SMA Cendana Pekanbaru)

1 comment April 5, 2008

Tanya Jawab seputar SNM PTN 2008

1. T Saya lulusan SMA jurusan IPA, apakah saya harus mengikuti SNM PTN kelompok IPA ?

Tidak, kelompok ujian tidak tergantung pada jurusan SMA tetapi tergantung program studi pilihan anda. Kalau anda akan memilih program studi eksakta (Kedokteran, Matematika, IPA, Teknik, Komputer, Pertanian, Perikanan, Kehutanan, dsb), anda harus mengikuti SNM PTN kelompok IPA. Kalau anda akan memilih program studi non-eksakta (Hukum, Ekonomi, Sastra, Ilmu Sosial, Psikologi, Seni, Olahraga, dsb) anda harus mengikuti SNM PTN kelompok IPS. Kalau pilihan program studi anda merupakan campuran (ada yang eksakta dan ada yang non-eksakta), maka anda harus mengikuti SNM PTN kelompok IPC.

2. T Apakah lulusan SMA IPS dan Bahasa, boleh mengikuti SNM PTN kelompok IPA atau IPC ?

Boleh. Dari dulu, setiap lulusan SMA, jurusan apa saja (termasuk SMK), boleh mengikuti SNM PTN kelompok IPA, IPS, atau IPC. Lulusan SMA jurusan IPS yang mengikuti SNM PTN kelompok IPA juga boleh memilih program studi apa saja di kelompok IPA, termasuk Kedokteran, Komputer, Teknik, Pertanian, dsb.

3. T Saya lulusan SMA di Bukittinggi. Pilihan pertama saya adalah FK-UI dan pilihan kedua FK-UNAND. Di mana sebaiknya saya mengikuti SNM PTN ?

Sebaiknya anda mengikuti SNM PTN di Panitia Lokal terdekat dengan rumah anda, yaitu di Padang. Dalam proses seleksi, lokasi ujian tidak menjadi bahan pertimbangan.

4. T Saya lulusan SMA di Bogor. Pilihan pertama saya adalah FE-UGM dan pilihan kedua FH-Unair. Bisakah saya mengikuti SNM PTN di Bogor ?

Tidak. Kalau anda mengikuti SNM PTN di Bogor (Regional 1), salah satu pilihan anda harus berada di Regional 1. Karena pilihan pertama anda di Regional 2 dan pilihan kedua anda di Regional 3, maka anda bisa ujian di salah satu lokasi ujian di Regional 2 (misal : Yogyakarta) atau Regional 3 (misal : Surabaya).

5. T Apakah kalau saya mengikuti SNM PTN di PTN yang menjadi pilihan saya, saya akan lebih diperhatikan untuk diterima ?

Tidak. Dalam proses seleksi, lokasi ujian tidak menjadi pertimbangan. Yang menentukan anda diterima atau tidak diterima adalah nilai SNM PTN anda dan nilai-nilai dari pesaing anda di program studi pilihan anda.

6. T Di SMA saya termasuk siswa terpandai, tetapi orang tua saya miskin sehingga tidak mungkin bisa membiayai kuliah saya. Apakah SNM PTN bisa membantu saya ?

Bisa. Panitia SNM PTN menyediakan Beasiswa Mengikuti Ujian (BMU) berupa formulir pendaftaran gratis, uang transport dan uang saku selama mengikuti SNM PTN. Anda bisa mengajukan permohonan untuk memperoleh BMU melalui Kepala Sekolah. Bagi penerima BMU yang diterima di PTN pilihannya, akan memperoleh Beasiswa Tahun Pertama dan SPP tahun pertama. Kalau prestasi tahun pertama bagus, akan banyak sekali tawaran beasiswa untuk tahun kedua dan seterusnya.

7. T Berapakah bobot masing-masing mata pelajaran yang diuji dalam SNM PTN ?

Setiap pelajaran mempunyai bobot yang sama.

8. T Kalau saya mau memilih program studi Matematika, bolehkan saya hanya mengerjakan soal Matematika dan Fisika saja, dan tidak mengerjakan soal Biologi dan Kimia ?

Tidak. Kalau anda sama sekali tidak mengerjakan soal Biologi dan Kimia, maka anda akan mendapat nilai-mati untuk pelajaran Biologi dan Kimia. Walaupun nilai yang lain bagus sekali, kalau ada nilai mati maka anda tidak akan diterima

9. T Kenapa untuk mengerjakan SNM PTN harus menggunakan pensil 2B ?

Kalau menggunakan pensil yang terlalu keras (pensil-H) hasilnya terlalu tipis dan tidak terbaca oleh komputer. Kalau menggunakan pensil yang terlalu lunak (misal : 4B), bisa jadi ada bulatan yang tidak anda isi akan terbaca oleh komputer karena adanya serpihan pensil yang tercecer di tempat tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh panitia, pensil yang menghasilkan isian yang cukup hitam dan tidak mengakibatkan serpihan yang tercecer adalah pensil 2B.

10. T Benarkah ada pensil khusus untuk komputer ?

Tidak. Yang terpenting pensil 2B (tidak terlalu keras dan tidak terlalu lunak). Merek apa saja tidak menjadi masalah.

11. T Saya lulusan SMA tahun ini, 7 mata pelajaran ujian nasional dan 3 mata pelajaran ujian sekolah. Kesepuluh mata pelajaran tersebut tercantum dalam daftar NUAN (nilai ujian akhir nasional), sedang dalam STTB tidak ada nilai sama sekali. Apa yang harus saya isi dalam K-07 dan K-08 ?

Dalam kasus anda berarti nilai STTB sama dengan nilai ebtanas (NUN). Sehingga K-07 dan K-08 kedua-duanya diisi dengan NAN. Jika angka NUAN mengandung pecahan desimal, maka desimal tersebut dibulatkan ke bilangan bulat terdekat (0,01 s.d. 0,49 menjadi 0; 0,50 s.d. 0,99 menjadi 1)

2 comments April 5, 2008


Sejarah

Smart Ganesha adalah sebuah Lembaga Bimbingan Belajar yang berada di kota Pekanbaru. Meski Bimbel Smart Ganesha masih berusia dua tahun, namun kiprahnya sudah bisa bersaing dengan Bimbel Besar yang adadi PKU. SG berdiri pada tanggal 14 November 2006 dengan pendiri Bapak. Ramadin,SE, Ak. Salah seorang pengusaha muda kelahiran Kisaran dan menamatkan Kuliahnya di Universitas Gajahmada. Dengan Management yang tertata rapi, SG bergerak maju menjadi Bimbel terdepan dan telah melaksanakan satu momen besar yaitu melaksanakan Try Out Piala Gubri untuk tingkat SD, SMP dan SMA. Berkat dukungan tenaga marketing yaitu bapak Maifil, S.S salah seorang jebolan Fakultas Sastra USU SG sekarang berhasil memperoleh jumlah siswa sampai 500 siswa. Dibantu pula oleh tenaga Akademik yang didatangkan khusus dari Bimbel di Medan yaitu Bapak Julham Efendi Nst, S.Si sarjana Matematika USU bergerak menjadi motor pelayanan ilmiah dan berusaha meluluskan semua siswanya.

Website Smart Ganesha

Kategori Awan

Uncategorized

Halaman

Blogroll

Komentar Terakhir

smartganesha di Tanya Jawab seputar SNM PTN…
lukman edi di Tanya Jawab seputar SNM PTN…
Anto di Smart Ganesha Taja Try Out Pia…

SPMB berganti nama dengan SNM PTN

Hari ini saya membaca di Koran Kompas dan Tempo yang mengatakan bahwa SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) berubah nama menjadi SNM PTN (Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri). Namun apakah bentuknya akan berbeda? Ternyata tidak saudara-saudara. Katanya sih sama saja dengan tahun sebelum-sebelumnya. Aneh juga yah solusi dari kemelut SPMB ini. Solusi akhirnya adalah tetap mengadakan seleksi secara nasional namun berubah namanya. Padahal seharusnya tanpa berubah nama, dengan perubahan mekanisme yang lebih transparan harusnya bisa menyelesaikan permasalahan yang ada. Apa mungkin ini langkah untuk menciptakan image/branding baru yang lebih baik? Bagaimana dari sisi marketing? Hehehehe…….

Arsip

Tulisan Teratas

Tulisan Terakhir

Blog Stats